Santri Belajar Karate

Salah satu santri belajar karate dengan mengikuti gerakan kakak kelasnya
Salah satu santri belajar karate dengan mengikuti gerakan kakak kelasnya

Bandung, “Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah …” (Hadits). Kuat disini bisa diartikan kuat secara fisik. Oleh karena itu Pondok Pesantren Baitul Hidayah mewajibkan para santri belajar karate. Dengan mengundang beberapa sinpei dari TNI, santri belajar karate dari para ahli. Karena masih awal kegiatan, maka ujian karate harus diikuti di luar pesantren, bergabung dengan berbagai siswa karate se Bandung Raya.

Salah satu prinsip di pesantren adalah siap diajar dan siap mengajar, maka generasi pertama santri dilatih sedemikian rupa, sehingga bisa melatih adik-adik kelasnya. Selain melatih kemandirian dalam pendidikan, santri kader karate bisa membantu para sinpei dalam latihan karate. Untuk kedepannya, santri tidak lagi tergantung pada para sinpei dari luar pesantren.

Salah satu sinpei memberikan arahan sebelum santri belajar karate
Salah satu sinpei memberikan arahan sebelum santri belajar karate

Meskipun belum optimal seperti perguruan karate di tempat lain, tapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat belajar para santri. Meskipun masih kecil, sering salah dalam belajar, sering salah mengikuti gerakan kakak kelasnya, tapi mereka sangat antusias.

Selain mendidik secara fisik, karate bisa melatih mental dan emosi para santri. Meskipun kuat fisik, tapi harus tetap rendah hati. Suatu didikan yang tidak boleh dilupakan.

Meskipun kecil tapi sudah berlatih kuda-kuda
Meskipun kecil tapi sudah berlatih kuda-kuda
Santri senior Pondok Pesantren Baitul Hidayah melatih santri yunior karate secara berpasangan
Santri senior Pondok Pesantren Baitul Hidayah melatih santri yunior karate secara berpasangan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *