Permulaan Adzan

Pada tahun pertama hijriyah, Rasulullah SAW mendirikan masjid Madinah. Beliau sendiri ikut bekerja untuk memberi contoh bagi ummatnya agar gemar bekerja untuk kepentingan agama.

Pada tahun itu pula, mulai disyari’atkan adzan untuk memangggil kaum¬† muslimin supaya berkumpul guna mengerjakan shalat fardhu dengan berjama’ah.

Dalam adzan shubuh, Bilal menambahkan kalimat“ashshalaatu khoirum-minan-naum”¬†sebanyak dua kali. Pendapat ini disetujui oleh Rasulullah SAW.

Sejak zaman Rasulullah SAW sampai khalifah Abu Bakar dan Umar, adzan jum’at hanya sekali, yaitu ketika imam sudah naik mimbar.

Tetapi pada zaman khalifah Utsman berkuasa,adzan jum’at ditambah satu kali menjadi dua kali. Adzan pertama untuk memperingati manusia bahwa sebentar lagi waktu jum’at akan datang, Adzan kedua ketika imam sudah naik mimbar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *