Nasihat-Nasihat Setelah Ujian Akhir Tahun 1437

“Hakikat ujian adalah untuk mengangkat derajat”, itulah salah satu kutipan yang dikatakan oleh pimpinan pondok, Ustadz Iwan Shofyan Andi.

Di Pondok Pesantren Baitul Hidayah ada banyak ujian diantaranya, ujian lisan, ujian tulis, dan ujian tahfidzul qur’an.Dan hari ini, tanggal 22 sya’ban 1437 santri Baitul Hidayah telah melewati ujian tulis yang berlangsung selama 2 pekan. Dan akan dilanjutkan dengan ujian tahfidzul qur’an.

Ustadz Iwan mengatakan bahwa ujian bukanlah akhir dari segalanya tapi, justru dengan ujianlah kita akan mengawali pembelajaran dan pengetahuan baru. Dan beliau pun berkata bahwa yang kita cari bukanlah hasil dari ujian itu atau jumlah nilainya.

Tapi, yang utama itu bagaimana kita bisa mempersiapkan ujian itu sendiri, dari cara memanfaatkan waktu sehari-hari sampai menentukan cara belajar yang baik dan benar. beliau berpesan agar jangan sampai kita terlalu senang dengan selesainya ujian tulis dan lupa bahwa akan selalu ada ujian setelah ujian.

Ustadz Iwan mengatakan “Ujian bukan akhir dari membuka buku tapi justru ujian adalah awal untuk membuka buku”. Atas dasar inilah maka di Pondok Pesantren Baitul Hidayah diadakan pemeriksaan buku di setiap selesai ujian. Hal ini dilakukan agar santri tidak melupakan buku mereka setelah ujian berlangsung. Dan agar mereka bisa membaca kembali pelajaran-pelajaran yang telah lalu.

Ustadz Iwan pun menekankan agar santri membiasakan kembali berbicara sehari-hari menggunakan bahasa Arab dan Inggris. Karena kegunaanya tidak akan terasa di pesantren tapi akan terasa setelah keluar pesantren. Dan terakhir beliau pun menutup acara dengan do’a bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *