Kurikulum KMI

KMI di Pondok Pesantren Baitul Hidayah mengadopsi sistem kurikulum KMI di Pondok Modern Darussalam Gontor. Penggagas kurikulum KMI pertama kali adalah KH. Imam Zarkasyi pada tahun 1936, salah satu pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Jawa Timur.

Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyyah (KMI) adalah Sekolah Pendidikan Guru Islam yang modelnya hampir sama dengan Sekolah Noormal Islam di Padang Panjang; di mana KH. Imam Zarkasyi menempuh jenjang pendidikan menengahnya. Model ini kemudian dipadukan dengan model pendidikan pondok pesantren. Pelajaran agama, seperti yang diajarkan di beberapa pesantren pada umumnya, diajarkan di kelas-kelas.

Namun pada saat yang sama para santri tinggal di dalam asrama dengan mempertahankan suasana dan jiwa kehidupan pesantren. Proses pendidikan berlangsung selama 24 jam. Pelajaran agama dan umum diberikan secara seimbang dalam jangka 6 tahun. Pendidikan ketrampilan, kesenian, olahraga, organisasi, dan lain-lain merupakan bagian dari kegiatan kehidupan santri di Pondok.

Secara umum, mata pelajaran yang ada di KMI Pondok Pesantren Baitul Hidayah antara lain: Matematika, Berhitung, Geografi, Fisika, Biologi, Bahasa Indonesia, Nahwu, Shorf, Durusu-l-lughoh, Imla`, Bahasa Inggris, Tauhid, Adyan, Hadits, Sejarah dan lain sebagainya.

Untuk lulusan SMP, SMA dan yang lebih tinggi, bisa mengikuti program Intensif. Program Intensif berdurasi 4 tahun; kelas 1 Int, 3 Int, 5, dan kelas 6. Setelah itu mengikuti program wajib pengabdian selama satu tahun sama persis dengan santri kelas biasa.

Kurikulum KMI tidak sama dengan kurikulum SMP, MTs, SMA, MA. Salah satu perbedaannya adalah ketika santri setelah lulus dari kelas 3 KMI, tidak mendapatkan ijazah setingkat SMP. Ijazah KMI hanya setingkat SMA, sehingga bisa melanjutkan ke perguruan tinggi.

Adapun ijazah Pondok Pesantren Baitul Hidayah sudah mendapat Mu’adalah (persamaan) dengan ijazah Pondok Modern Darussalam Gontor oleh Kementerian Agama.

Sumber:

Pembukaan Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah, 1936, http://www.gontor.ac.id/pembukaan-kulliyyatu-l-muallimin-al-islamiyyah-1936, diakses pada 10 Februari 2017, 10.08 WIB.

Hal yang perlu yang Anda ketahui: