Ihya`ul-Qur`an

Secara arti kata “Ihya`ul-Qur`an” adalah menghidupkan Al-Qur`an. Istilah program di Pondok Pesantren Baitul Hidayah yang terdiri dari unsur Tahfidz, Ulumu-l-Qur`an, Tafsir dan Qiro`ah.

Tahfidz yang diterapkan tidak memberikan target seberapa banyak yang harus dihafal. Tetapi, sesuai kemampuan santri. Jika santri punya kemampuan yang signifikan, maka akan dikondisikan mencapai 30 juz sebelum lulus. Jika mempunyai kemampuan di bawah itu, maka akan dikondisikan semaksimal mungkin sesuai kondisi santri.

Secara praktik, santri menghafal, setoran, murojaah (mengulang hafalan) pada waktu setelah shubuh, setelah asyar, setelah isya’. Untuk santri yang sudah hafal lebih dari 10 juz, diadakan murojaah setiap hari Ahad (hari libur sekolah).

Selain Tahfidz, santri diajarkan tetang Ulumu-l-Qur`an (ilmu tentang Al-Qur`an) seperti sejarah penulisan, sejarah sanad dan mekanismenya. Termasuk juga ilmu tajwid dan tahsin qiro`ah.

Sebagai pendukung program ini, diadakan kajian rutin Tuhfatu-l-Athfal. Kajian yang membahas tajwid.

Hal yang perlu yang Anda ketahui: