Disiplin, Berani dan Setia – Persiapan Lomba Pramuka

Mungkin kutipan kata-kata di atas tidak asing lagi terdengar di telinga adika-adika pramuka. Kata-kata di atas dikutip dari Dasa Dharma pramuka yang ke delapan. Dari kata-kata di atas kita bisa menyimpulkan bahwa pramuka itu harus berlaku disiplin, berani dan juga setia. Apalagi perihal disiplin sangat dikedepankan dalam kehidupan pondok pesantren.

Dan, hal inilah yang mungkin tepat untuk menggambarkan santri-santri yang akan diutus untuk menghadapi kegiatan pramuka. Tak tanggung-tanggung, dua kegiatan pun langsung diikuti dalam waktu yang sangat berdekatan, apalagi keesokan harinya, santri-santri akan dihadapkan dengan ujian lisan akhir tahun yang tentunya harus disiapkan sebaik mungkin.

Nah, dari sini kita bisa belajar, untuk berdisiplin dalam mengatur waktu antara latihan dan juga belajar. Apalagi dari pondok pesantren kegiatan demi kegiatan silih berganti tiada henti dan mengharuskan kita mengatur waktu sebaik mungkin.

Tidak mudah memang, namun hal ini diphami betul oleh para santri yang akan mengikuti kegiatan. Sehingga mereka pun dengan giat bersungguh-sungguh berlatih dan juga serius dalam sesi belajar di dalama kelas.

Wajah yang lelah dan letih mugkin tidak menyurutkan niat mereka yang berkobar untuk membawa harum nama pondok.

Untuk kegiatan ke depan ada dua kegitan yang akan diikuti. Yang pertama adalah Tanda Galang yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2016, bertempat di Punclut, Bandung utara. Pondok mengutus 32 orang penggalang yang dibagi menjadi 4 regu, yakni; Black Ababil, Red Ababil, Jaguar dan Fire Phoenix.

Dua hari berselang, tepatnya pada tanggal 8 Mei 2016, akan diadakan kegiatan yang bertajuk “Wukuf” atau ‘wahana unjuk kreasi untuk fastabiqul khairat’ yang akan dilaksanakan di kampus UIN Sunan Gunung Djati dan akan diikuti oleh 18 orang penegak, terdiri dari kelas 4 dan 5.

Untuk masalah lomba, bukan hanya baris-berbaris yang akan dipertandingkan namun juga lomba kreativitas, seperti pioneering, melukis dia atas pasir dan juga karikatur. Ada juga lomba pengetahuan seperti syarhil qur’an dan pengetahuan agama.

Dalam kegiatan ini tidak semata-mata hanya mengirim kontingen saja, namun ada visi-misi yang diusung. Yang pertama adalah syiar pondok dan yang kedua untuk mempelajari dan melihat sisi baik dari pramuka yang belum didapat pada acara pramuka biasa.

Kita doakan semoga sukses dan mendapat hasil yang terbaik.

Muzaki,Hasan/Bahaudin (Santri KMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *