Belajar Sejarah

Bandung – 28 Juni 2013, Setelah menjalani ujian safahi dan tahriri, para santri bersiap-siap menghadapi ujian tahfidz. Ada jeda waktu sekitar seminggu. Waktu ini digunakan oleh para santri untuk diisi dengan acara yang bermanfaat. Salah satunya adalah menambah wawasan sejarah keemasan Islam.

Dengan dibimbing oleh seorang ustadz, para santri diajak menonton sejarah Penaklukan Konstantinopel oleh Muhammad Alfatih 1453 M. Para santri sangat senang mendapat penjelasan Ust. Felix Siauw melalui rekaman video ceramah.

Agar lebih meriah, acara ini juga diselingi dengan berbagai permainan sederhana. Tentunya menggunakan peralatan disekitar yang mudah didapat. Mulai dari koran bekas, batu bata, stik es krim dan lain sebagainya.

Salah satu permainan yang paling disukai santri adalah membuat jembatan dari stik es krim. Seolah-olah mereka diminta membuat jembatan yang menghubungkan selat Bosphorus, Konstantinopel. Yang paling kuat menahan beban, jembatan itulah yang menang.

Nonton Al-Fatih
Para santri siap nonton.
Nonton Al-Fatih 2
Menyimak ceramah Ust. Felix Siauw yang menjelaskan penaklukan Konstantinopel

 

Permainan 2
Permainan Team Work
Permainan
Salah satu kelompok yang serius menyelesaikan tugas
Tim membuat jembatan stik es krim
Berdiskusi membuat jembatan dari stik es krim
Jembatan rancangan santri
Jembatan hasil karya santri

 

 

 

uji kekuatan jembatan
Uji kekuatan jembatan

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *