Angklung Baitul Hidayah

Pondok pesantren Baitul Hidayah tidak hanya bergerak pada bidang pengembangan akademik maupun karakter, namun Pondok Pesantren Baitul Hidayah bergerak juga di bidang kesenian salah satunya adalah ARUMBA (Alunan Rumpun Bamboo) Bahana Nada Baitul Hidayah. Dalam arumba ada beberapa alat musik tradisional seperti gambang yang terdiri dari saxophone, bass bamboo dan angklung.Yang paling menonjol dari salah satu alat musik arumba adalah angklung. Angklung adalah ciri khas Baitul Hidayah dalam bidang kesenian bahkan telah di pentaskan di beberapa event besar seperti Jamrana(Jambore Raimuna) dan Pentas seni.

Pada event Jamrana tim angklung Baitul hidayah membawakan dua buah lagu yaitu Rayuan Pulau Kelapa dan Hymne Oh Pondoku. Untuk acara Pentas seni tim angklung Baitul Hidayah membawakan tiga buah lagu yaitu Tokecangbuncis, Rayuan Pulau Kelapa dan lagu Yang Penting Happy.

Pencetus tim angklung adalah Ust.Ali rohman Direktur KMI dengan pelatih dari group band ISBI Kang Wildan Qodaris. “Tujuan diadakannya tim angklung adalah untuk menunjukan bahwa Baitul Hidayah tiadak hanya bergerak dibidang pengembangan akademik saja tapi, kita juga bergerak di bidang seni salah satunya ya angklung ini”. Kata Rais I.A selaku ketua tim angklung Baitul Hidayah.

Kang Wildan sendiri adalah seorang seniman musik tradisional jawa barat dibidang alat musik bambu. Dari penampilan angklung Baitul Hidayah mendapatkan apresiasi yang baik dibeberapa kalangan seperti Ust.Hasan A.Sahal(pimpinan.Pondok Modern Darussalam Gontor)dan kakak-kakak pembina dari kuarnas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.